Indonesia sebagai negara kepulauan terluas di dunia memiliki potensi kekayaan dan keindahan alam bawah lautnya, termasuk diantaranya kehidupan terumbu karang dan keanekaragaman hayatinya. Hanya saja, dokumentasi mengenai eksplorasi bawah laut sebagian besar masih dilakukan oleh bangsa asing. Hal ini patut disayangi, mengingat jika National Geographics, di tahun tahun mendatang hanya memfokuskan untuk melakukan eksplorasi di wilayah Afrika, Indonesia dan Papua Nuigini. Ini menunjukkan justru orang asing sendiri yang pada akhirnya memiliki dokumentasi kekayaan alam bawah laut Indonesia.
Ide untuk menulis artikel ini berawal dari Status Twitter Collis Taed (Founder Envato) tentang Twicet Business & Portfolio WordPress Theme yang berhasil membukukan penjualan sebesar $40.000 selama 3 bulan di Envato Marketplace. Informasi ini kemudian membuat penasaran, kira-kira ada tidak desainer web lokal (Indonesia) yang berkiprah di salah satu marketplace envato yaitu ThemeForest. Kalau ada, lalu seberapa “sukses” mereka menjual hasil karya desain web-nya di online marketplace ThemeForrest?
Saat ini, penggunaan modal windows (modal boxes) dalam desain web sedang menjadi tren. Penggunaan modal windows dalam desain web diadopsi dari karakteristik aplikasi berbasis desktop. Dalam desain web, modal windows banyak digunakan untuk menggantikan penggunaan popup yang dapat menyebabkan pengguna kehilangan fokus pada saat mengunjungi sebuah web karena harus berpindah ke jendela browser baru. Jika menggunakan modal windows, pengguna tidak akan kehilangan fokus karena window yang ditampilkan masih menjadi bagian dari situs web tersebut. Teknologi web terkini seperti jQuery dapat mempermudah para developer/desainer web untuk mengimplementasikan modal dialog dalam sebuah web.
Apakah desainer web harus bisa coding? Pertanyaan ini mungkin sering muncul dalam benak para desainer web. Jika Anda ingin mengetahui jawabannya dan ingin terlibat dalam diskusi mengenai pertanyaan ini silahkan membaca artikel di Jurus Grafis “Desainer Web Harus Bisa Coding?”, artikel Elliot Jay Stocks “Web designers who can’t code”, atau artikel di blog clagnut “Why designers should and shouldn’t code”.
Pada 9 Februari 2010 Apple merilis Aperture 3. Software canggih untuk para photographer. Ada 200+ fitur baru yang diklaim, tapi tidak semuanya berguna buat saya, disamping itu dengan support 64-bit membuat Aperture 3 semakin berat.
Awal karir saya di bidang web design sebenarnya dimulai secara tidak sengaja, yaitu pada saat ada seorang teman menawarkan saya perkerjaan untuk bantu2 cropping image di perusahaan web developer nya (sebelumnya saya bekerja sebagai teknisi ATM) kira-kira tahun 2002. Disana awal mula saya mengenal photoshop dan kemudian berlanjut mengenal Dreamweaver. Setelah saya jalani beberapa lama ternyata pekerjaan ini membuat saya enjoy, sehingga saya memutuskan untuk focus di bidang web design.