<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>VISUALmagz: Your Creative Booster &#187; Interview</title>
	<atom:link href="http://visualmagz.com/category/interview/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://visualmagz.com</link>
	<description>VISUALmagz: Your Creative Booster</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 May 2010 10:57:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Interview dengan Mas Iman Brotoseno tentang Underwater Photography</title>
		<link>http://visualmagz.com/photography/interview-dengan-mas-iman-brotoseno-tentang-underwater-photography/</link>
		<comments>http://visualmagz.com/photography/interview-dengan-mas-iman-brotoseno-tentang-underwater-photography/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 10:33:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sigit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interview]]></category>
		<category><![CDATA[Photography]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visualmagz.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia sebagai negara kepulauan terluas di dunia memiliki potensi kekayaan dan keindahan alam bawah lautnya, termasuk diantaranya kehidupan terumbu karang dan keanekaragaman hayatinya. Hanya saja, dokumentasi mengenai eksplorasi bawah laut sebagian besar masih dilakukan oleh bangsa asing. Hal ini patut disayangi, mengingat jika National Geographics, di tahun tahun mendatang hanya memfokuskan untuk melakukan eksplorasi di wilayah Afrika, Indonesia dan Papua Nuigini. Ini menunjukkan justru orang asing sendiri yang pada akhirnya memiliki dokumentasi kekayaan alam bawah laut Indonesia.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://blog.imanbrotoseno.com" target="_blank"><img class="border left" title="Iman Brotoseno" src="http://blog.imanbrotoseno.com/wp-content/uploads/2008/03/iman-face.jpg" alt="" width="140" height="140" /></a><a title="Iman Brotoseno" href="http://imanbrotoseno.com/" target="_blank">Iman Brotoseno</a> (Indonesia Film Director and Photographer)<br />
</strong><br />
<em>Artis tend to be dark, worried and superstitious creatures. This is not bad. It makes me perfectionist, it makes me care. Moreover the ability to see the darker side of life is an asset not just directing dramatic and tragic movies, but also for directing comedy, since comedy often has pain inside it. Do you believe that life and film tragically too close together ? I do &#8230;</em> (source: <a title="Iman Brotoseno Weblog" href="http://blog.imanbrotoseno.com" target="_blank"><strong>blog.imanbrotoseno.com</strong></a>)</p>
<h3>Mas Iman, kalau saya lihat di website Mas Iman, Mas Iman &#8216;mendeklarasikan diri&#8217; sebagai underwater photographer, apakah ada alasan khusus mengapa memilih bidang ini?</h3>
<p>Indonesia sebagai negara kepulauan terluas di dunia memiliki potensi kekayaan dan keindahan alam bawah lautnya, termasuk diantaranya kehidupan terumbu karang dan keanekaragaman hayatinya. Hanya saja, dokumentasi mengenai eksplorasi bawah laut sebagian besar masih dilakukan oleh bangsa asing.  Hal ini patut disayangi, mengingat jika National Geographics, di tahun tahun mendatang hanya memfokuskan untuk melakukan eksplorasi di wilayah Afrika, Indonesia dan Papua Nuigini.  Ini menunjukkan justru orang asing sendiri yang pada akhirnya memiliki dokumentasi kekayaan alam bawah laut Indonesia.<br />
Saya tergerak untuk lebih mendalami bidang yang masih sedikit sekali digeluti photographer bangsa sendiri.<br />
<a href="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/coral garden/IB-UPG2006-6-maumere coral garden.jpg"><img class="centerimg" title="Maumere Coral Garden" src="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/coral garden/IB-UPG2006-6-maumere coral garden.jpg" alt="Maumere Coral Garden" width="648" height="463" /></a><br />
<a href="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/coral garden/IB-UPG2006-5-covered by sea fans.jpg"><img class="centerimg" title="Covered By Sea Fans" src="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/coral garden/IB-UPG2006-5-covered by sea fans.jpg" alt="Covered By Sea Fans" width="648" height="463" /></a></p>
<h3>Dari pengalaman Mas Iman selama menjadi underwater photographer, apa sih perbedaan yang paling mencolok antara bidang ini dengan bidang photography lainnya?</h3>
<p>Fotografer bawah laut harus memiliki  kemampuan menyelam yang baik. Bahkan diatas rata rata. Saya menyelam diatas seratus kali baru berani membawa kamera ke bawah laut.  Ditambah hal hal yang bisa membuat stress ketika melakukan pemotretan seperti, arus air – current, ombak. Seorang fotografer harus membebaskan dari rasa kuatir ketika ia memasuki dunia bawah laut. Tidak seperti pemotretan di darat yang bisa dilakukan seharian penuh tanpa beristirahat. Memotret di dalam air mempunyai batasan batasan waktu yang disesuaikan dengan profile penyelaman kita.  Dalam menyelam kita tergantung dengan jumlah pasokan udara di tabung yang kita bawa. Sebagaimana prinsip penyelaman, bahwa semakin dalam kita menyelam, konsumsi kebutuhan oksigen semakin cepat dan boros yang dikarenakan tekanan air laut yang semakin besar pula.  Sehingga dengan rata rata waktu penyelaman sekitar 1 jam saja, seorang kameramen penyelam harus sudah kembali kepermukaan, dan mempunyai surface interval yang cukup sebelum bisa kembali menyelam. Mengapa membutuhkan masa istirahat atau interval yang cukup? Karena udara yang kita hirup dari tabung, tidak berisi oksigen murni melainkan kombinasi campuran dengan nitrogen (umumnya kadar oksigen hanya 21 % dan sisanya 79 % terdiri dari nitrogen).  Semakin lama dan semakin dalam kita menyelam , semakin banyak pula kadar nitrogen yang terserap ke dalam tubuh kita, sehingga kita membutuhkan beberapa waktu baik di <em>safety stop</em> setidaknya 5 meter dibawah air sebelum kembali kepermukaan, atau ketika sudah berada di permukaan. Ini untuk memberikan nitrogen yang terserap ke dalam tubuh perlahan mengalir keluar dari tubuh kita.  Logikanya semakin lama kita menyelam , berarti akumalasi nitrogen yang terserap di tubuh kita semakin banyak, dan hal ini bisa berakibat fatal jika tidak terbuang keluar, seperti kelumpuhan bahkan kematian.</p>
<p><a href="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/macro/IB-UPG2006-34-mantis shrimp.jpg"><img class="centerimg" title="Mantis Shrimp" src="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/macro/IB-UPG2006-34-mantis shrimp.jpg" alt="Mantis Shrimp" width="648" height="463" /></a></p>
<p><a href="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/macro/IB-UPG2006-33-macro of soft coral.jpg"><img class="centerimg" title="Macro of Sot Coral" src="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/macro/IB-UPG2006-33-macro of soft coral.jpg" alt="Macro of Sot Coral" width="648" height="463" /></a></p>
<h3>Untuk masalah gadget gimana Mas Iman? Gadget seperti apa yang harus disiapkan untuk melakukan underwater photography?</h3>
<p>Masalah gadget, yang pasti harus memiliki <em>camera housing</em> (tergantung jenis camera, dari<em> compact camera</em> sampai DSLR). Kemudian lampu <em>strobe </em>(flash). Jenis kamera. Jaman dahulu kamera bawah air dibuat khusus. Namun sesuai perkembangan jaman, sekarang kamera yang biasa dipakai di darat (pocket, DSLR/ SLR , compact) bisa dibawa ke bawah laut dengan memakai <em>housing </em>khusus. Untuk jenis <em>housing </em>DSLR/SLR , memakai port yang berbeda untuk pemakaian lensa yang berbeda pula.</p>
<h3>Apa saja tantangan yang dihadapi oleh Mas Iman ketika melakukan sesi underwater photography?</h3>
<p>Karena sebuah seni dari <em>underwater photography</em> adalah <strong>bagaimana memadukan menyelam dengan kemampuan teknis mengambil gambar dengan kamera</strong>. Sebagai contoh, seorang penyelam berpengalaman akan mampu mengatur persediaan udara di tabungnya selama mungkin dengan pola pernafasan tertentu, bagaimana bermanuver di bawah air sambil membawa kamera seandainya timbul arus deras, sampai bagaimana bisa mendekati obyek hewan tanpa membuat mereka lari menghindar. Juga mengatur framing sebuah object, sambil mengatur posisi badan agar bisa bertahan stabil, tidak naik turun yang tentu saja akan membuat gambar  menjadi shaking atau tidak stabil. Pengetahuan tentang habitat dunia bawah laut. Apakah biota ini menyengat atau tidak.  Hewan buas atau tidak, Sebagian ikan hanya keluar pada waktu dan jam tertentu dari persembunyiannya di balik karang.  Memotret biota yang pemalu kadang bisa membuat frustasi.  Banyak membaca tentang literature biota bawah laut serta bantuan pemandu lokal kita akan mendapatkan foto-foto yang bagus. Pencahayaan merupakan teknik yang paling sulit. Perlu diketahui karena prinsip prinsip dasar spectrum cahaya sinar matahari yang masuk ke dalam air, membuat sebagian warna perlahan lahan menghilang semakin dalam kita menyelam.  Warna merah akan menghilang di kedalam 5 meter, lalu kuning di kedalaman 10 meter, sampai akhirnya tinggal warna biru dan hijau saja diatas kedalaman 18 meter. Untuk itu diperlukan sumber cahaya untuk memunculkan kembali warna warna yang hilang. Saya memakai 2 buah strobe untuk wide angle, sementara macro bisa butuh satu lampu, walau kadang kita bisa mengkombinasikan dengan dua lampu strobe yang berbeda intensitas kekuatan cahayanya.  Untuk <em>wide angle</em>, kita harus mengkombinasikan antara <em>avalailable light</em> (cahaya matahari yang masuk) dengan <em>fill in</em> dari lampu strobe. Karena cahaya hanya bisa merambat dalam jarak pendek di dalam air. Kita tidak mungkin menerangi seluruh area.</p>
<p><a href="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/fashion underwater/IB-UPG2006-26-esther.jpg"><img class="centerimg" title="Fashion Underwater - Esther" src="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/fashion underwater/IB-UPG2006-26-esther.jpg" alt="Fashion Underwater - Esther" width="648" height="463" /></a></p>
<p><a href="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/fashion underwater/IB-UPG2006-27-esther2.jpg"><img class="centerimg" title="Fashion Underwater - Esther" src="http://imanbrotoseno.com/media/UPG/fashion underwater/IB-UPG2006-27-esther2.jpg" alt="Fashion Underwater - Esther" width="648" height="463" /></a></p>
<h3>Misal ada pembaca yang ingin melakukan sesi underwater photography, tips dari Mas Iman apa saja?</h3>
<p>Waktu pemotretan di bawah laut, sangat tergantung dengan kondisi laut itu sendiri seperti sinar matahari, <em> visibility</em> atau jarak pandang, arus, serta waktu yang tepat. Kita harus tahu musim atau prediksi cuaca pada saat penyelaman dilakukan. <em>Visibility </em>di dasar laut,bisa suatu saat hanya berkisar 3 meter tetapi disuatu waktu dalam kondisi yang lain, bisa mencapai jarak katakanlah 40 meter.  Tentu saja semakin bagus <em>visibility </em>akan membuat gambar yang dihasilkan semakin indah .Menurut pengalaman saya, mengambil gambar <em>wide </em>adalah pagi hari, ketika pasokan cahaya matahari berlimpah.  Karena jika semakin siang dan sore, pasokan intensitas cahaya matahari sudah mulai berkurang , dan kondisi air laut juga sudah menjadi low tide atau surut, yang membuat banyak partikel partikel terangkat sehingga bisa air cenderung keruh dan  membuat visibility berkurang.  Pemfocusan akurat kadang sulit dilakukan, karena refraksi sinar dibawah air yang membuat obyek tampak lebih dekat dan lebih besar dari aslinya. Hal itu harus diperhitungkan.  Saya sering memakai manual <em>focus </em>atau <em>auto</em>.  Pemotretan juga bisa dilakukan dengan mode manual , atau dengan mode <em>aperture priority</em> (prioritas pada diafragma) yang dianjurkan untuk mendapatkan <em>depth of field</em> terbaik memotret <em>wide angle</em>.</p>
<h3>Ide eksperimen underwater photography seperti apa nih yang menjadi impian/rencana Mas Iman?</h3>
<p>Idea apa/eksperimen apa yang ingin dilakukan?  Sepertinya banyak. Karena ide ide itu tak ada batasnya. Mulai dari simpel sampai hal hal yang dianggap ‘ gila ‘ atau mustahil. Di luar negeri, umumnya photography under water tidak melulu laut. Sudah merupakan bidang disain advertising.  Lihat saja web sitenya <a title="Zena Holloway" href="http://www.zenaholloway.com/zena.html" target="_blank">http://www.zenaholloway.com/zena.html</a>.</p>
<h3>Last question nih Mas&#8230; Bagaimana komentar Mas Iman tentang situs VisualMagz.com?</h3>
<p>Situs yang bermanfaat, karena memang masih sedikit situs yang memberikan inspirasi tentang dunia <em>creative</em>. Sepertinya pas dengan tagline ‘ your creative booster ‘.</p>
<p>Terimakasih banyak atas kesediaan Mas Iman Brotoseno untuk berbagi ilmu tentang Underwater Photography.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visualmagz.com/photography/interview-dengan-mas-iman-brotoseno-tentang-underwater-photography/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Interview dengan I Made Suastika aka Bali Web Creator</title>
		<link>http://visualmagz.com/web-design/interview-dengan-i-made-suastika-aka-bali-web-creator/</link>
		<comments>http://visualmagz.com/web-design/interview-dengan-i-made-suastika-aka-bali-web-creator/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 09:04:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sigit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interview]]></category>
		<category><![CDATA[Web Design]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visualmagz.com/?p=254</guid>
		<description><![CDATA[Awal karir saya di bidang web design sebenarnya dimulai secara tidak sengaja, yaitu pada saat ada seorang teman menawarkan saya perkerjaan untuk bantu2 cropping image di perusahaan web developer nya (sebelumnya saya bekerja sebagai teknisi ATM) kira-kira tahun 2002. Disana awal mula saya mengenal photoshop dan kemudian berlanjut mengenal Dreamweaver. Setelah saya jalani beberapa lama ternyata pekerjaan ini membuat saya enjoy, sehingga saya memutuskan untuk focus di bidang web design.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.baliwebcreator.com" target="_blank"><img class="border left" title="Bali Web Creator aka I Made Suastika" src="http://www.baliwebcreator.com/wp-content/uploads/2009/05/made-suastika.jpg" alt="" width="140" height="140" /></a>Bali Web Creator aka I Made Suastika<br />
</strong></p>
<p>Bali Web Creator :<a href="http://www.baliwebcreator.com" target="_blank">http://www.baliwebcreator.com</a></p>
<h3>Bagaimana awalnya Bli Made sampai memutuskan untuk memilih karir sebagai seorang Web designer?</h3>
<p>Awal karir saya di bidang web design sebenarnya dimulai secara tidak sengaja, yaitu pada saat ada seorang teman menawarkan saya perkerjaan untuk bantu2 cropping image di perusahaan web developer nya (sebelumnya saya bekerja sebagai teknisi ATM) kira-kira tahun 2002. Disana awal mula saya mengenal photoshop dan kemudian berlanjut mengenal Dreamweaver. Setelah saya jalani beberapa lama ternyata pekerjaan ini membuat saya enjoy, sehingga saya memutuskan untuk focus di bidang web design.</p>
<p><a href="http://www.baliwebcreator.com"><img class="centerimg" title="Bali Web Creator" src="http://i678.photobucket.com/albums/vv143/visualmagz/BaliWebCreator.png" alt="" width="597" height="320" /></a></p>
<h3>Kalau saya perhatikan, banyak Web designer Indonesia maupun manca negara yang memilih bekerja sebagai seorang freelancer dibandingkan bekerja di perusahaan? Bagaimana pandangan Bli terhadap hal tersebut?</h3>
<p>Klo menurut saya, seorang freelancer lebih memiliki kebebasan di<br />
didalam berkreasi sehingga karya-karya yang dihasilkan betul-betul ide mereka tanpa ada intervensi dari atasan. Begitu pula dalam management waktu, mereka dapat memanage waktu mereka sesuai dengan keadaan mereka namun tetap mengikuti tenggat waktu yang diberikan oleh client.</p>
<h3>Bagaimana proses kreatif Bli selama ini mulai dari membuat konsep sampai akhirnya menjadi sebuah web yang siap untuk dipublish/diserahkan ke klien?</h3>
<p>Langkah2nya secara singkat yaitu saya mencari tahu apa keinginan client(baik dair segi design maupun system). Kemudian dilanjutkan dengan membuat draft design untuk dipilih oleh client. Lalu revisi-revisi sedikit di bagian design. Berikutnya adalah mengubah design menjadi file HTML/XHTML untuk dimasukan ke dalam system. Terakhir yaitu membangun system dan upload.</p>
<p><a href="http://www.baliwebcreator.com/selected-estates-of-asia/"><img class="centerimg" title="Selected Estates of Asia" src="http://www.baliwebcreator.com/wp-content/uploads/2009/06/seacollection.jpg" alt="" width="568" height="330" /></a></p>
<p><a href="http://www.baliwebcreator.com/penjor-bali-mandiri/"><img class="centerimg" title="Penjor Bali Mandiri" src="http://www.baliwebcreator.com/wp-content/uploads/2009/10/penjor-bali-mandiri.jpg" alt="" width="569" height="330" /></a></p>
<h3>Dalam proses kreatif, inspirasinya biasanya dari mana dan style apa yang menjadi ciri khas Bli dalam mebuat desain web?</h3>
<p>Inspirasi saya bisa dari mana saja namun kebanyakan dari web2 gallery seperti cssmania.com, thedesigninspiration.com, cssremix.com dsb. Untuk masalah style, tidak ada yang specific namun khusus untuk web pribadi saya, saya ingin memberikan suatu nuansa hijau (itung2 ikutan kampanye GO GREEN).</p>
<h3>Tools apa sajakah yang biasanya Bli gunakan? Apakah ada tips khusus bagi pembaca yang masih bingung dalam memilih tools?</h3>
<p>Untuk masalah tools, kayaknya sama dengan web designer kebanyakan yaitu Photoshop, Illustrator, Dreamweaver serta FLASH. Tips dari saya sih nggak ada, yang penting dalam berkreasi kita bisa menggunakan tools tersebut secara maksimal dan sesuai dengan keperluan.</p>
<p><a href="http://www.baliwebcreator.com/category/portfolio/"><img class="centerimg" title="Bali Island Craft" src="http://www.baliwebcreator.com/wp-content/uploads/2009/05/bali-island-craft.jpg" alt="" width="568" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.baliwebcreator.com/nautilus-diving-bali/"><img class="centerimg" title="Nautilus Diving Bali" src="http://www.baliwebcreator.com/wp-content/uploads/2009/05/nautilus-diving-bali.jpg" alt="" width="568" height="300" /></a></p>
<h3>Bagaimana pengalaman Bli dalam mendapatkan klien? Apakah ada tips khusus untuk pembaca VisualMagz?</h3>
<p>Sejauh ini client saya mengetahui tentang saya dari search engine dan dari mulut ke mulut. Tips saya untuk mendapatkan client sih biasa aja yaitu maksimalkan hasil kerja kita dan sebarkan informasi tentang diri kita melalui fasilitas2 online yang ada seperti search engine, blogs, ataupun melalui web gallery. Klo ada dana lebih bisa juga dengan pasang iklan. He he he..</p>
<h3>Siapa saja yang pernah menjadi klien Bli dan apa tantangan terbesar yang pernah Bli hadapi dalam mengerjakan projek? Bagaimana akhirnya mengatasinya?</h3>
<p>Yang pernah menjadi client saya ada villa, travel, diving, café, property magazine, photography dll. Hampir semua adalah tantangan buat saya. Cara mengatasinya yaitu dengan tidak pernah berhenti untuk terus belajar.</p>
<p><a href="http://www.baliwebcreator.com/property-magazine-indonesia/"><img class="centerimg" title="Property Magazine Indonesia" src="http://www.baliwebcreator.com/wp-content/uploads/2009/10/property-magazine-indonesia.jpg" alt="" width="569" height="330" /></a></p>
<p><a href="http://www.baliwebcreator.com/blue-eyes-cafe/"><img class="centerimg" title="Blue Eyes Cafe" src="http://www.baliwebcreator.com/wp-content/uploads/2009/12/blue-eyes-cafe.jpg" alt="" width="569" height="330" /></a></p>
<p><a href="http://www.baliwebcreator.com/jazz-photograph/"><img class="centerimg" title=" JaZZ Photograph" src="http://www.baliwebcreator.com/wp-content/uploads/2009/05/jazz-photograph.jpg" alt="" width="568" height="300" /></a></p>
<h3>Biasanya proses desain web terdiri dari 2 (dua) bagian yaitu membuat mockup dan mengkonversi mockup ke XHTML dan CSS? Kalau menurut Bli bagian mana yang paling menyita waktu dan membutuhkan usaha yang lebih?</h3>
<p>Klo menurut saya ada 3 bagian dimana bagian yang terakhir adalah pembuatan systemnya. Dan bagian inilah yang paling banyak menyita waktu terutama untuk website dengan skala yang besar seperti portal dsb. Hal itu dikarenakan kita harus mempelajari terlebih dahulu system yg diinginkan oleh client kita kemudian menuangkannya ke dalam program. Klo bisa saya<br />
ibaratkan seperti membuat alur cerita dalam sebuah film atau novel.</p>
<h3>Biasanya desainer identik dengan Mac, kalau menurut Bli bagaimana?</h3>
<p>Wah kalau saya sih nggak identik sama sekali dengan Mac…soalnya gak punya, habisnya kemahalan dan juga susah makenya. He he he…. Saya sudah terbiasa dengan PC biasa, yang penting ada photoshop dan dreamweaver nya.</p>
<h3>Finally, apa pendapat Bli tentang VisualMagz?</h3>
<p>Menurut saya website ini bagus dan informatif. Keep on moving…..</p>
<blockquote><p><strong>&#8220;Terimakasih kepada Bli I Made Suastika aka Bali Web Creator atas kesediaannya untuk di Interview. Semoga dapat memberi inspirasi bagi para web designer Indonesia lainnya. Salam&#8221;</strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visualmagz.com/web-design/interview-dengan-i-made-suastika-aka-bali-web-creator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Interview dengan Denny aka DesignMakerSyndicate (DMS) Colors Orgasm</title>
		<link>http://visualmagz.com/graphic-design/interview-dengan-denny-aka-designmakersyndicate-dms-colors-orgasm/</link>
		<comments>http://visualmagz.com/graphic-design/interview-dengan-denny-aka-designmakersyndicate-dms-colors-orgasm/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 01:42:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sigit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Graphic Design]]></category>
		<category><![CDATA[Interview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visualmagz.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Denny Budy Susetyo aka DesignMakerSyndicate (DMS) adalah salah satu digital artist dari Indonesia yang dapat dikatakan produktif. Selain menghasilkan karya-karya yang dapat dilihat di deviantART dan Behance Network, DMS juga mengelola sebuah e-magazine, yaitu WOW Magazine yang juga sudah pernah di bahas di situs ini. Saat ini DMS menambahkan "Color Orgasm" di belakang Nick DMS dengan harapan bisa menguatkan benang merah style-nya yang clean ornamental, fresh dan colorfull (dapat Anda lihat di deviantART beberapa karya DMS yang menampilkan wanita seksi).]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://id-id.facebook.com/people/Denny-Budi-Susetyo/1189042561" target="_blank"><img class="border left" title="Deny aka DMS" src="http://id-id.facebook.com/profile/pic.php?oid=AAAAAQAQUBjlVZrcPNzWTMjyN44yagAAAAqIz8ue8sa8YjuEAGPm3hTF&#038;size=normal" alt="" width="140" height="140" /></a>DesignMakerSyndicate aka Denny Budy Susetyo</strong></p>
<p>WOW Magazine : <a title="WOW MAgazine" href="http://wowmagz.com/" target="_blank">http://www.wowmagz.com/</a></p>
<p>deviantART           : <a title="DMS on deviantART" href="http://www.designmakersyndicate.deviantart.com/">http://www.designmakersyndicate.deviantart.com/</a></p>
<p>BehanceNetwork : <a title="DMS on BehanceNetwork" href="http://www.behance.net/HelloDMS" target="_blank">http://www.behance.net/HelloDMS</a></p>
<h3>Halo Mas Denny, kenapa memilih designmakersyndicate sebagai brand/identitas?</h3>
<p>Halu Halu&#8230;. sebenarnya Saat Ini lebih Sering menggunakan Nick “DMS” karena lebih singkat dan Mudah diingat. ^^</p>
<h3>Sejak kapan Mas Denny tertarik dengan dunia disain?</h3>
<p>Pastina Sejak SMP sudah suka menggambar&#8230; dikelas tiap hari nggambar terus sampai SMA, hingga suatu hari kenalan dengan Corel Draw 09 tapi masih sekedar coba2 gak tau harus diapain haha&#8230;</p>
<p>Baru tertarik dan minat banget setelah Lulus SMA&#8230; oh ternyata Corel Bisa buat begini begitong yang nggak bisa aku buat dengan tangan, akhirnya dari situ sampe sekarang serius belajar software digital seperti Corel dan Photoshop.</p>
<p><a href="http://designmakersyndicate.deviantart.com/art/DMS-ID-117338309"><img class="centerimg" title="Sexy Orgasm" src="http://fc08.deviantart.net/fs50/i/2009/319/f/7/DMS_ID_by_designmakersyndicate.jpg" alt="" width="611" height="691" /></a></p>
<p><a href="http://designmakersyndicate.deviantart.com/art/Color-Beauty2-Temptation-140970242"><img class="centerimg" title="Color Beauty Temptation" src="http://fc03.deviantart.net/fs50/f/2009/293/4/2/Color_Beauty2_Temptation_by_designmakersyndicate.jpg" alt="" width="611" height="691" /></a></p>
<p><a href="http://designmakersyndicate.deviantart.com/art/Ion-Simona-142217815"><img class="centerimg" title="Ion Simona" src="http://fc03.deviantart.net/fs50/f/2009/305/a/0/Ion_Simona_by_designmakersyndicate.jpg" alt="" width="576" height="383" /></a></p>
<h3>Apakah Mas Denny belajar di sekolah desain grafis atau belajar sendiri secara otodidak? Dan menurut pendapat Mas Denny apa pro dan kontra dari kedua hal tersebut?</h3>
<p>Saya sekolah Di Teknik Informatika yg Materi desainnya hanya sekedar 30 % jadi lebih banyak berguru ke teman2 dan browsing referensi di internet.</p>
<p>Sebenarnya Tidak ada yang salah dengan Jalur Resmi Desain ato Secara Otodidak.. .banyak desainer yg sukses di luar sana tidak lulus kuliah dsb. bagaimana kita bisa memanfaatkan skill yang kita punya bagi kemajuan diri sendiri dan masyarakat itu lebih penting, tidak peduli dia Sarjana Desain Atau tidak.</p>
<h3>Dalam desain Mas Denny, style seperti apa yang dikembangkan?</h3>
<p>Saat ini saya menambahkan “Colors Orgasm” di belakang Nick “DMS” dengan harapan bisa lebih menguatkan benang merah DMS style, clean ornamental, fresh dan colorfull.</p>
<p>Saya Juga lagi senang bermain Digital Imaging walaupun masih sederhana&#8230; Ke depannya saya ingin membuat digital imaging dengan tone yang khas DMS.</p>
<p><a href="http://www.behance.net/Gallery/DMS-vs-Arthyper-chapter-1/243328"><img class="centerimg" title="DMS vs Arthyper Chapter 1" src="http://behance.vo.llnwd.net/profiles2/108683/projects/243328/1086831244694612.jpg" alt="" width="600" height="857" /></a></p>
<p><a href="http://www.behance.net/Gallery/Arthyper-Vs-DMS-chapter-3/327007"><img class="centerimg" title="Arthyper vs DMS Chapter 3" src="http://behance.vo.llnwd.net/profiles2/108683/projects/327007/1086831255577615.jpg" alt="" width="600" height="848" /></a></p>
<p><a href="http://designmakersyndicate.deviantart.com/art/She-s-hot-1-122352249"><img class="centerimg" title="Shes Hot" src="http://fc01.deviantart.net/fs43/f/2009/132/2/e/She__s_hot_1_by_designmakersyndicate.jpg" alt="" width="500" height="708" /></a></p>
<h3>Bagaimana proses kreatif Mas Denny selama ini, mulai dari membuat konsep sampai jadi final artwork?</h3>
<p>Untuk Artwrks Portfolio Pribadi ( Digital Illustration) saya lebih suka mengedit Model Cewek. Otomatis Browsing si Model ke Beberapa Teman Fotografer.. atau di situs penyedia gambar. Setelah dapat baru atur  komposisi objek2 secara kasar dulu langsung di Kompie dengan Adobe PS.. Komposisi objek fix  baru benar2 di edit sesuai gambaran kasar.. retouch Foto, pemilihan Warna, hingga Final Toning sampai jadi Final Artwrks</p>
<p>Sedangkan untuk project komersial tentu saja  brainstorming , menganalisa, creative process dan mencari Stok yang diperlukan</p>
<h3>Dalam proses kreatif Mas Denny, biasanya inspirasinya dari mana?</h3>
<p>Banyak Banget.. Musik juga mempengaruhi.. kalo saya berkarya saya sudah Siapin Playlist DMS ost soundtrack di winamp hahaha… lagu2na tentu yang Sesuai dengan style saya..Inspirasi utama tentu saja tetap berkhayal bro.. gak tau aja kalo udah didepan komputer dan pegang mouse.. inspirasi ngalir gitu aja… tentu saja dengan tetap mencari referensi Artwrks dari media internet dsb.</p>
<h3>Hal yang biasa Mas Denny lakukan agar tetap bisa kreatif apa saja?</h3>
<p>Nonton Film… inspirasi utama saya.:D</p>
<p><a href="http://www.behance.net/Gallery/Forgetting-You/327003"><img class="centerimg" title="Forgetting You" src="http://behance.vo.llnwd.net/profiles2/108683/projects/327003/1086831255577216.jpg" alt="" width="600" height="849" /></a></p>
<p><a href="http://designmakersyndicate.deviantart.com/art/Seanpiere-The-Final-Story-136880003"><img class="centerimg" title="Seanpiere The FInal Story" src="http://fc08.deviantart.net/fs51/f/2009/256/6/e/Seanpiere__The_Final_Story_by_designmakersyndicate.jpg" alt="" width="612" height="582" /></a></p>
<h3>Tools yang biasa Mas Denny gunakan dalam proses kreatif apa saja?</h3>
<p>Komputer dan Mouse tentunya serta Full Adobe Photoshop, pensil , Kadang2 bermain dengan Illustrator juga.</p>
<h3>Siapa yang menjadi idola Mas Denny di bidang desain grafis, dan beri tahu kami mengapa mengidolakan mereka, apa yang membuat mereka istimewa?</h3>
<p>Global desainer all around The World..</p>
<h3>Siapa saja yang pernah menjadi klien Mas Denny?</h3>
<p>yang lumayan besar aja yah ada NUS( national University of singapore) dan 2 Clothing company dari Aussie.</p>
<h3>Apa salah satu tantangan terbesar yang pernah Mas Denny hadapi dalam mengerjakan projek? Bagaimana akhirnya mengatasinya?</h3>
<p>Setiap Projek adalah  Tantangan, Komersil ataupun tidak.<br />
<a href="http://designmakersyndicate.deviantart.com/art/Take-Me-Higher-98546316"><img class="centerimg" title="Take Me Higher" src="http://fc04.deviantart.net/fs37/f/2008/265/9/2/Take_Me_Higher_by_designmakersyndicate.jpg" alt="" width="550" height="778" /></a></p>
<p><a href="http://designmakersyndicate.deviantart.com/art/G-R-O-O-V-E-108604283"><img class="centerimg" title="Groove" src="http://fc06.deviantart.net/fs41/f/2009/006/d/2/G_R_O_O_V_E_by_designmakersyndicate.jpg" alt="" width="560" height="792" /></a></p>
<h3>Di antara sekian banyak portfolio yang sudah Mas Denny hasilkan, mana yang paling berkesan? Mengapa?</h3>
<p>Semuanya berkesan mas bro asli.. dari yang masih cupu dan standart saja saya sudah sangat terkesan Karena setiap kita mengerjakan artwrks dari situ secara tidak langsung sudah menimbulkan passion untuk artwrks2 selanjutnya.</p>
<h3>Menurut Mas Denny, bagaimana prospek karir bidang disain grafis di Indonesia saat ini dan ke depan?</h3>
<p>Sebenarnya cukup menjanjikan.. cuman ya gak tau aja kalo di Indo agak gimana gitu..dari segi klien saja sudah jauh banget mereka berani bayar mahal karena sesuai kualitas.. kalo disini.. semua tarik Murah..bahkan di kota saya Malang. Biaya Desain sampai gratis  ya ampun ckckck….ya ga tau juga pengalaman saya begitu sih…</p>
<h3>Finally, apa pendapat Mas Denny tentang VisualMagz?</h3>
<p>Akan lebih bagus dibuat Ezine beneran bro.. dalam bentuk pdf atau flipping.. sedangkan di website di isi artist pilihan saja. Dan jangan Lupa tetap eksis Oke.. Salut deh</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visualmagz.com/graphic-design/interview-dengan-denny-aka-designmakersyndicate-dms-colors-orgasm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Interview dengan Eno aka Fresh For Death</title>
		<link>http://visualmagz.com/graphic-design/interview-dengan-eno-aka-fresh-for-death/</link>
		<comments>http://visualmagz.com/graphic-design/interview-dengan-eno-aka-fresh-for-death/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 10:28:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sigit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Graphic Design]]></category>
		<category><![CDATA[Interview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visualmagz.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Eno aka Fresh For Death (sebelumnya Suckerhead) adalah salah satu desainer grafis Indonesia yang beberapa karyanya dapat Anda lihat baik di situs resminya FFD, deviantART, maupun Behance Network. Salah satu karya terbarunya adalah materi iklan Panasonic Viera.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.freshfordeath.com"><img class="border left" title="Eno aka Fresh For Death" src="http://behance.vo.llnwd.net/profiles/77718/0777181246376893.jpg" alt="" width="138" height="138" /></a>Fresh For Death(Sukcerhead) aka Eno</strong></p>
<p>Official Website    : <a title="Fresh For Death" href="http://www.freshfordeath.com" target="_blank">http://www.freshfordeath.com</a></p>
<p>deviantART           : <a title="Fresh For Death on deviantART" href="http://suckerhead.deviantart.com">http://suckerhead.deviantart.com</a></p>
<p>BehanceNetwork : <a title="Fresh For Death on BehanceNetwork" href="http://www.behance.net/suckerhead" target="_blank">http://www.behance.net/suckerhead</a></p>
<h3>Halo Mas, kenapa memilih freshfordeath sebagai brand/identitas? Kesannya kan serem?</h3>
<p>Hemm langsung aja yah, lagi sok sibuk nih hehehehehe Brand? ok, sebetulnya itu reinkarnasi dari nama sebelumnya &#8220;SUCKERHEAD&#8221; tp terlalu weird artinya :D kebetulan saya masih muda belia konsep dari nama itu sih sederhana saja &#8220;Masih Muda Mari berkarya, jangan menyerah dulu atau jangan mati dulu&#8221;</p>
<p><a href="http://www.behance.net/Gallery/Exibhition-Artwerks/128084"><img class="centerimg" title="Suckerhead is Dead" src="http://behance.vo.llnwd.net/profiles/77718/projects/128084/777181221854437.jpg" alt="" width="600" height="424" /></a></p>
<h3>Sejak kapan Mas tertarik dengan dunia desain?</h3>
<p>Tertarik, mungkin sejak lulus SMA kali yah itu dikarenakan saya ingin masuk kuliah multimedia tetapi apa daya orang tua ga sanggup membiayai kuliah itu, jadi ya belajar sendiri dengan komputer teman.</p>
<h3>Apakah Mas belajar di sekolah desain grafis atau belajar sendiri secara otodidak? Dan menurut pendapat Mas apa pro dan kontra dari kedua hal tersebut?</h3>
<p>Kan sudah dijawab di no 2 :D, klo masalah pro kontra itu sebetulnya ya masing2 punya alasan menurut pengalaman saya sbg autodidak, kebanyakan seorang otodidak lebih kuat di ART basenya dibanding konsepnya nah klo yg sempet kuliah DKV atau sejenisnya biasanya kuat di COPY atau CONCEPTnya, oiya klo otodidak biasanya sangat idealis untuk artworknya dan sering juga di hire agency karena idealist nya itu.</p>
<h3>Dalam desain Mas, style seperti apa yang dikembangkan?</h3>
<p>Kalau style saya ga milih, tapi gw paling suka dengan bermain lighting style sih standar sebatas vektor dan digital art. Kenapa saya ga milih style karena itu hanya membatasi diri dan kurang berkembang.</p>
<p><a href="http://suckerhead.deviantart.com/"><img class="centerimg" title="Photomanipulation: Fantasy" src="http://fc09.deviantart.net/fs51/f/2009/282/3/2/UNTITLED_by_suckerhead.jpg" alt="" width="422" height="682" /></a></p>
<h3>Bagaimana proses kreatif Mas selama ini, mulai dari membuat konsep sampai jadi final artwork?</h3>
<p>Biasanya sih turun brief, kebanyakan briefnya sudah menyertakan referensi dari artwork sebelumnya dan gw tinggal mengulangnya lagi dengan warna komposisi yg beda. sambil nunggu revisi biasanya facebookan hehehehehehe klo udah ok baru buat final artworknya dan kirim tagihan :D</p>
<h3>Dalam proses kreatif Mas, biasanya inspirasinya dari mana?</h3>
<p>Inspirasi biasanya datang dari mana aja, kehidupan sehari-hari, coba2, temen-temen internet sudah pasti lah.</p>
<h3>Hal yang biasa Mas lakukan agar tetap bisa kreatif apa saja?</h3>
<p>Terus belajar biarpun udah cape kerja, luangkan waktu minimal seminggu sekali untuk experiment.</p>
<h3>Tools yang biasa Mas gunakan dalam proses kreatif apa saja?</h3>
<p>Cuma 2 yang paling berasa Photoshop &amp; illustrator</p>
<p><a href="http://www.freshfordeath.com/v1/"><img class="centerimg" title="Just Fish Flow" src="http://www.freshfordeath.com/v1/self/fish.jpg" alt="" width="600" height="296" /></a></p>
<p><a href="http://www.freshfordeath.com/v1/"><img class="centerimg" title="Light Phenomenon" src="http://www.freshfordeath.com/v1/self/light.jpg" alt="" width="600" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.freshfordeath.com/v1/"><img class="centerimg" title="Belle" src="http://www.freshfordeath.com/v1/self/balerina.jpg" alt="" width="600" height="351" /></a></p>
<p><a href="http://www.freshfordeath.com/v1/"><img class="centerimg" title="Vita" src="http://www.freshfordeath.com/v1/self/vita_illustration.jpg" alt="" width="600" height="300" /></a></p>
<h3>Siapa yang menjadi idola Mas di bidang desain grafis, dan beri tahu kami mengapa mengidolakan mereka, apa yang membuat mereka istimewa?</h3>
<p>Klo dari Indo Tony Ariawan (<a href="http://area105.com/" target="_blank">area105.com</a>) &amp; Jogja Force Family hehehehe klo dari luar Pete Harison a.k.a Aeiko.net</p>
<h3>Siapa saja yang pernah menjadi klien Mas?</h3>
<p>Terakhir Panasonic, Indosat, Honda, Jans Food dan klien2 kecil lainya.</p>
<h3>Apa salah satu tantangan terbesar yang pernah Mas hadapi dalam mengerjakan projek? Bagaimana akhirnya mengatasinya?</h3>
<p>Deadline mepet, rokok abis, kopi abis, lupa makan, komputer crash!!! cara mengatasi kerjain buruan, jgn ngroko sama ngopi terus nanti ga kelar2, komputer restart klo masih gitu juga shutdown dulu tinggal makan biar ngaso komputernya hehehehehe.</p>
<p><a href="http://www.behance.net/Gallery/Panasonic-Ad/343427"><img class="centerimg" title="Panasonic Ad" src="http://behance.vo.llnwd.net/profiles/77718/projects/343427/777181257709917.jpg" alt="" width="385" height="579" /></a></p>
<p><a href="http://www.behance.net/Gallery/DIP-For-UNDP-PEMILU-2009/205914"><img class="centerimg" title="DIP for UNDP Pemilu 2009" src="http://behance.vo.llnwd.net/profiles/77718/projects/205914/777181238787597.jpg" alt="" width="450" height="570" /></a></p>
<h3>Di antara sekian banyak portfolio yang sudah Mas hasilkan, mana yang paling berkesan? Mengapa?</h3>
<p>Smua juga punya kesan sih smuanya seru dengan klien yg beda-beda karakternya smua jadi indah.</p>
<h3>Menurut Mas, bagaimana prospek karir bidang disain grafis di Indonesia saat ini dan ke depan?</h3>
<p>Untuk saat ini lagi maju2nya, dulu waktu saya masih SMA blo bisa nyalain komputer, anak sekarang dah jago2 pake software design cuman diluar sana lg krisis ekonomi jadi klien suka mikir2 klo mau kasih kerjaan misal dapetpun kecil biasanya.STOP NGEBAJAK karya plisss kasian yang ga pernah bajak.</p>
<h3>Finally, apa pendapat Mas tentang VisualMagz?</h3>
<p>Ok koq, tinggal di update lagi tutorial yang lain SEMANGAT VISUALMAGZ!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visualmagz.com/graphic-design/interview-dengan-eno-aka-fresh-for-death/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
