Konsep Framing Dalam Photography

Floating Market

Sebuah photo mempunyai nilai seni ketika sang photographer dengan cerdas mengemas framing-nya, setidaknya begitulah menurut saya. “Draw Attention” itulah intinya. Framing dalam photography bisa dilakukan dengan bermacam gaya, dan biasanya tergantung pada “foreground” di sekitar object.

Tidak berpengaruh kamera apa yang anda pakai, istilah “the man behind the gear” sangatlah berperan dalam hal ini. Bahkan hanya bermodal kamera film tustel atau Lomo / Holga, photo anda akan terlihat lebih menarik bila melakukan teknik framing dengan baik.

Ingat, istilah “frame” disini tidak selalu berati “bingkai” secara harafiah”.

Beberapa tujuan menggunakan teknik framing

  • Menuntun mata untuk fokus pada point yang anda maksud.
  • Memberi pesan tentang sikon di sekitar object
  • Dengan bermain Depth Of Field memperjelas level object dengan fouregound

Secara teknikal tidak ada batasan tertentu dalam membuat “framing”. Seringlah berlatih dan lebih jeli melihat ruang disekitar object anda.

China Town After Midnight Terminal 3 Escort Night Market

2 Comments

  1. Yoannes Rio Pujatmiko

    Dunia Fotografi emang ga ada habisnya buat dibahas., Lanjutkn

  2. den

    terima kasih ;-)

Comments Form